"Saya memang mengetahui Pak Anies sebagai tokoh nasional. Tapi pengetahuan saya soal Pak Anies bukan berarti saya secara pribadi mengenal," tegasnya dalam sidang etik penyelenggara Pemilu di Gedung Nusantara IV DPR, Senayan, Kamis, (30/3).
Ia pun menceritakan, perkenalannya dengan Anies saat pendaftaran resmi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ke KPU DKI. Meski sama-sama di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), bukan berarti dirinya pernah berinteraksi dengan Anies.
"Saya tidak pernah kenal selama mahasiswa. Saya hanya tingkatan rendah di HMI. Setahu saya Pak Anies aktif di (Universitas) Gadjah Mada. Jember dan UGM jauh. Saya tidak punya aktivitas dengan organisasi yang memungkinkan saya bertemu dengan Pak Anies," tegasnya.
Namun diakuinya memang pernah bertemu muka dengan Anies ketika memoderasi acara di Habibie Centre, Kemang, Jakarta Selatan.
"Saya pernah salaman dengan beliau ketika acara di HabibiE Center. Saat itu ada acara saya sebagai moderator dan Pak Anies sebagai pembicara," bebernya
.[wid]
BERITA TERKAIT: