Para petani melanjutkan aksi semen kaki di depan Istana Presiden, Jakarta, menolak pabrik PT Semen Indonesia. Mereka berharap atensi dari pemerintah.
Datang dengan mobil bak terbuka, satu persatu petani diturunkan dan duduk melingkar dengan keadaan kaki tertututp semen yang keras.
Menurut keterangan Joko Prianto selaku Koordinator Aksi dari Serikat Tani Indramayu (STI), sore ini sepuluh petani akan mencor kaki dengan semen. Mereka terdiri dari tujuh petani perempuan dan tiga petani laki-laki.
"Jadi, jumlah keseluruhan ada 50 petani yang terlibat aksi semen kaki," ujarJoko.
Kepada
Kantor Berita Politik RMOL, salah satu petani yang kakinya dicor semen, Sumarmiyatun, mengaku rela turut dalam aksi ekstrem itu demi melestarikan tanah Kendeng dan menolak pabrik PT Semen Indonesia dibangun di atasnya.
"Saya berharap Pak Jokowi mengabulkan tuntutan kami," ujarnya.
[ald]