Begitu kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dalam menghadiri Haul Agung Sultan Raden Abdul Fatah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo ke-514, di Masjid Demak, Sabtu (11/03) malam
Kiai Said mencontohkan, kekuasaan Raden Fatah (Demak) adalah bukti sejarah bagaimana harmonisnya ulama dan umaro dalam menguatkan tradisi budaya, menjaga stabilitas tanah air, sehingga Islam bisa disebarkan dengan baik.
"Tidak mungkin menyebarkan Islam di tengah konflik dan gejolak, karena itu sinergi ulama dan umara sangat penting bagi perkembangan Islam," kata kiai pengasuh Pondok Pesantren al-Tsaqafah, Ciganjur itu sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (13/3).
Tidak hanya di Demak dan sekitarnya, di daerah-daerah lain pun para pendakwah Islam berbaur dengan tradisi budaya masyarakat dan menjaga harmoni dengan umara demi stabilitas tanah air.
Turut hadir dalam acara ini, Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana dan Habib Lutfi bin Yahya.
[ian]
BERITA TERKAIT: