"Elektabilitas Ahok-Djarot akan mendapat elektabilitas sebesar 38,2 persen seandainya pemilihan langsung gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan sekarang, di antara tiga pasangan yang ada," ujar Direktur Eksekutif Indokator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil surveinya di Menteng, Jakarta, Rabu (25/1).
Sementara itu, pasangan calon gubernur DKI nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang di sejumlah lembaga survei unggul justru menempati urutan buncit. Elektabilitas Agus-Sylvi hanya sebesar 23,6 persen.
Angka ini hanya terpaut 0,2 persen dari Anies-Sandi yang memiliki dukungan 23,8 persen. Sementara yang tidak menjawab sebesar 14,5 persen.
Jumlah sampel yang berhasil diwawancarai sebanyak 808 orang yang dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Data yang dianalisis hanya responden asli sebanyak 697 (86,3 persen) dengan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar plus minus 3,8 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Sementara input data menggunakan aplikasi Android.
[ian]
BERITA TERKAIT: