Tampak hadir di sana calon gubernur Jakarta Anies Baswedan dan pasangannya Sandiaga Uno. Tampak pula ketua DPR RI periode 2009-2014 Marzuki Alie dan Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier.
Kegiatan salat shubuh berjamaah ini dilanjutkan dengan mendengarkan kuliah subuh dari Kiyai Zufli Zaini dan Tausiyah dari Anies Baswedan.
Dalam kesempatan tersebut, Anies mengatakan, peringatan hari lahir Nabi Muhammad adalah kesempatan untuk mengingat sifat baik Rasulullah dan menjadi bahan untuk menilai posisi umat Islam saat ini.
Mantan Ketua Komite Etik KPK itu juga menjelaskan bahwa selalu ada sosok ulama di belakang perjuangan dan perlawanan atas ketidakadilan. Hal tersebut telah terjadi sejak perjuangan menuju kemerdekaan hingga sekarang.
Karena itulah Anies menyesalkan adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa umat Islam bukan bagian dari kebhinnekaaan.
"(Pernyataan) itu keliru, karena yang sejak awal memulai dan menjaga kebhinnekaan adalah umat Islam. Umat Islam di tanah ini menghibahkan segalanya untuk kemerdekaan," tegas Anies, dikutip
RMOL Jakarta.
Dalam tausyiah sekitar 7 menit tersebut, Anies berulangkali menekankan pada tegaknya keadilan. Menurutnya, melalui salat berjamaah di seluruh Indonesia, umat Islam menuntut keadilan di negeri ini.
"Kalau keadilan itu dihadirkan, bukan hanya Indonesia akan damai tapi juga di seluruh dunia. Mari jaga barisan, kita jaga perdamaian. Insya Allah ikhtiar ini diridhai oleh Allah," tutup Anies.
[ald]
BERITA TERKAIT: