"Dalam sebilah keris ada filosofi yang mendalam," kata Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SKNI), Fadli Zon, saat menyampaikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus SNKI periode 2016-2021 di desa Aeng Tong Tong, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jumat, 25/11).
Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, Sekda Sumenep, Kodim Sumenap, Kapolres Sumenep serta ratusan warga yang rata-rata merupakan Mpu pembuat keris.
Acara ini dilakukan juga dalam rangka memperingati 11 tahun pengakuan dan pengukuhan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) terhadap keris Indonesia sebagai karya agung warisan kemanusiaan milik seluruh bangsa di dunia. Kata Fadli Zon, pengkuhan sejak tahun 2005 ini harus terus menerus dijaga dengan melakukan upaya pelestarian dan memelihara kelangsungan keris.
Fadli Zon mengingatkan bahwa hampir semua pahlawan dan pemimpin Indonesia itu memiliki keris. Misalnya Pangeran Diponegoro yang memiliki keris Kyai Nogo Siluman. Pun demikian dengan Imam Bonjol dan Teuku Umar. Bahkan Soekarno, Hatta maupun Jenderal Sudirman pun memiliki keris.
"Pemimpin harus punya keris semua. Kalau tak punya keris, jangan jadi pemimpin," kata Fadli yang disambut tepuk tangan ratusan hadirin.
[ysa]
BERITA TERKAIT: