Kembalinya Setya Novanto Akan Jadi Preseden Buruk MKD

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 25 November 2016, 22:13 WIB
Kembalinya Setya Novanto Akan Jadi Preseden Buruk MKD
Diah Pitaloka/Net
rmol news logo Isu kembalinya Setya Novanto sebagai ketua DPR menggeser Ade Komarudin menjadi tamparan keras bagi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Ini mengingat MKD tidak dengan tegas memutuskan perkara Setya Novanto dalam sidang etik kasus papa minta saham yang mencatut nama Presiden Jokowi.

Politisi PDIP Diah Pitaloka pun menilai bahwa kembalinya Setya Novanto sebagai ketua DPR akan menjadi tendensi buruk bagi MKD.

"Yang saya khawatirkan lebih pada mekanisme yang dibangun di MKD. Karena ini akan jadi tendensi yang tidak bagus juga buat MKD," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (25/11).

Pernyataan anggota Komisi VIII DPR RI ini merujuk pada hasil sidang etik Setya Novanto di MKD yang tanpa putusan tegas. Pasalnya, akhir dari sidang itu  ditutup dengan dua putusan. Pertama, MKD hanya memutuskan menutup kasus dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden setelah menerima surat pengunduran diri Novanto sebagai Ketua DPR. Kedua, MKD menerima pengunduran diri itu dan menyatakan Novanto berhenti sebagai ketua DPR terhitung 16 Desember 2015.

Diah menyayangkan ketidaktegasan putusan MKD itu. Apalagi jika berkaca dari kasus Setya Novanto, maka seorang dewan yang sudah mundur berdasarkan putusan MKD bisa kembali ke posisinya seiring membiasnya kasus yang dialami.

"Ini kan tensinya turun tersu nanti bisa naik lagi. Bagaimana tuntutan etiknya? apakah dilanjutkan atau dianggap selesai?" tanyanya mengakhiri. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA