Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang juga Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Gorontalo ini mengatakan jangan sampai ada ASN terjebak dalam dukung-mendukung pasangan calon (paslon) di Pilkada.
Zudan mencontohkan, bagaimana seorang PNS yang sudah berkarier bagus lalu diminta mendukung salah satu paslon dengan iming-iming akan naik jabatan.
"Inilah ujian netralitas sesungguhnya," kata dia seperti dilansir dari laman
kemendagri.go.id.
Kalau paslon yang dia dukung menang, PNS tersebut bisa naik jabatan. Tapi ini sangat spekulatif, dan sebaiknya dihindari ASN.
"Sebab kalau jagoannya kalah bisa mandeg karirnya selama lima tahun. Ini namanya dia masuk jebakan Batmen," kata Zudan.
Ditambahkan, Korpri telah berikrar menjadi organisasi profesi ASN yang kuat, profesional, dan netral sekaligus sejahtera.
Dan sebagai ASN yang profesional, Zudan mengajak anggota Korpri jangan sampai terganggu dalam proses kontestasi Pilkada.
[rus]
BERITA TERKAIT: