‎"(Seperti BAJRA) saya pun meyakini Indonesia, khususnya Jakarta, membutuhkan perubahan ke arah yang lebih baik. Pokok pikirannya seperti proklamator kita yang menginginkan Jakarta bangun bukan hanya badannya, tapi juga jiwanya," ujar Agus kepada wartawan di Resto Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Jumat (21/10).
Dia mengaku telah membuat keputusan besar untuk keluar dari militer dan menjadi calon gubernur di DKI Jakarta. Keputusan itu diambil karena agus merasa terpanggil untuk memperjuangkan rakyat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.
"Dimana hati kita? Apakah kita tidak terpanggil. Mari kita berjuang karena negara ini. Jakarta ini ada karena mereka juga," ujar Agus.
Dia menyebutkan, dukungan yang diberikan kaum nasionalis dan marhaenis ini sangat berguna bagi dirinya untuk mengguncang ibu kota menjadi lebih positif.
"Seperti Bung Karno bilang, beri saya 10 pemuda, maka kita akan mengguncang dunia. Jadi marilah kita mengguncangkan ibukota secara positif. Bukan menarik yang di atas menjadi di bawah, tetapi kita angkat yang bawah ke atas. Pembangunan harus berkeadilan," demikian putra sulung Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
[sam]
BERITA TERKAIT: