Luhut Janji Akan Buldoser Yang Ganggu Jonan Dan Arcandra

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 17 Oktober 2016, 11:58 WIB
Luhut Janji Akan Buldoser Yang Ganggu Jonan Dan Arcandra
Foto/RMOL
rmol news logo . Menko Maritim sekaligus Plt. Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara serah terima jabatan Menteri ESDM yang baru di Kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10).

Dalam kesempatan itu, Menko Luhut menegaskan kembali ia akan all out mendukung Kementerian ESDM di bawah duat kepemimpinan duet Ignatius Jonan (Menteri ESDM) dan Arcandra Tahar (Wakil Menteri ESDM).

Kementerian ESDM di bawah koordinasi Kemenko Maritim, yang berarti kata Luhut, pihak yang menyerang Jonan-Tahar sama saja dengan menyerang dirinya sebagai Menko.

"Kalau anak buah saya di serang, sama saja dengan nyerang saya. Saya akan buldoser yang ganggu Pak Jonan sama Pak Arcandra," tegas Luhut dalam sambutannya sebagai Menko Maritim.

Luhut berpesan, kepada Jonan dan Arcandra, bahwa tim di Kementerian ESDM sudah sangat kuat, tinggal diberdayakan dengan maksimal.

Dia optimis, Jonan yang ahli di bidang finance, dan Arcandra yang memahami sektor energi dan sumber daya mineral, akan semakin hebat ke depan.

Luhut juga secara khusus menyampaikan kepada Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan, untuk bersama-sama pemerintah untuk menyusun UU Migas dan Minerba. Pemerintah tengah melakukan kajian untuk penyusunan UU tersebut.

Selanjutnya, Luhut berpesan, agar Kementerian ESDM jangan berpolitik praktis, dan mengedepankan kompetensi dalam bekerja.

"Saya kebetulan di militer, dan saya hanya titip ESDM jangan berpolitik praktis, kompetensi dikedepankan," pesan Luhut.

Terakhir, ia meminta media untuk mengawal Kementerian ESDM di bawah kendali Jonan-Arcandra. Media, dikatakan Luhut, harus memberikan kritik yang konstruktif dan para ahli perminyakan agar mengkritik hal yang substansial.

"Di bawah kepemimpinan mereka saya yakin ESDM akan kembali baik. Kalau mau kritik silahkan, ahli minyak kritik silahkan, tapi jangan destruktif," tutup Luhut. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA