"Ya, setelah digelar pertemuan dengan petinggi PDIP, Pak JB kini telah kembali ke kandang PDIP," ujar HM Sukira dalamketerangannya, Sabtu (15/10).
Sukira menjelaskan, perbedaan pandangan yang sebelumnya dikeluarkan Jayabaya adalah sesuatu hal yang wajar mengingat saat itu DPP PDIP belum mengeluarkan surat resmi penunjukan calon yang diusungnya.
"Perbedaan pendapat hal yang wajar sebagai bagian demokrasi. Namun setelah DPP mengeluarkan perintah, maka kami kader PDIP termasuk Pak JB tentunya akan fatsun dengan keputusan tersebut," jelas Sukira.
Menurut Sukira dengan solidnya PDIP termasuk dengan telah kembalinya "Banteng Kulon" ini, pihaknya optimis bisa memenangkan pasangan cagub dan cawagub Rano-Mulya.
"Kami targetkan perolehan suara hingga 70 persen," jelas Sukira.
Sementara itu, kembalinya Jayabaya ke kubu PDIP disambut positif Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Provinsi Banten. Menurut Sekjen DPD Pospera Banten, Ersyad Andi, merapatnya JB ke kubu Rano-Mulya menjadi energi tersendiri yang membuat relawan pendukung Rano-Mulya semakin semangat untuk memenangkan pilgub Banten secara total.
"Pak JB adalah tokoh besar di Banten Selatan. Beliau (JB), punya basis konstituen yang lumayan loyal dan sangat banyak, baik di Lebak maupun di luar Lebak," ujar Ersyad.
Pospera, lanjut Ersyad, sangat mengapresiasi dukungan JB ke Rano-Mulya. "Ini semakin mempertegas bahwa kekuatan anti dinasti di Pilgub Banten itu semakin meluas," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: