Tim Medis PDIP Tembus Kampung Limau Gadang Usai Sempat Terisolasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 05 Januari 2026, 18:52 WIB
Tim Medis PDIP Tembus Kampung Limau Gadang Usai Sempat Terisolasi
(Foto: Dok. PDIP)
rmol news logo Tim Kesehatan DPP PDI Perjuangan menembus Kampung Ngalau Gadang pada Kenagarian Limau Gadang pada hari ke-38 bencana hidrometeorologi Sumatera Barat. 

Kampung yang berada di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan ini sempat terisolasi beberapa hari, karena jembatan beton sepanjang 20 meter yang menghubungkan kampung itu dengan daerah tetangga hanyut dihantam banjir tanggal 28 November 2025.

“Alhamdulillah, Tim Medis DPP PDI Perjuangan berhasil menembus Kampung Limau Gadang setelah melalui perjuangan yang luar biasa,” ujar Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman di Padang, Senin 5 Januari 2026. 

Dikatakan Alex, berdasarkan laporan tim di lapangan, Ngalau Gadang berpenduduk 168 Kepala Keluarga (KK) atau 678 jiwa. Sebanyak 46 KK atau 243 jiwa, tercatat sebagai pengungsi di kantor camat Bayang Utara.  

Setibanya di lokasi, sambungnya, tim yang terdiri dari dokter, perawat, Tim Baguna PDIP serta kader lainnya, langsung melakukan pelayanan medis.

“Kehadiran tim kesehatan yang merupakan perintah langsung Ibu Ketua Umum Megawati Sukarnoputri ke daerah-daerah terdampak bencana Sumatera ini,” katanya. 

Secara geografis, Ngalau Gadang berada di ketinggian 1.200 mdpl yang berjarak sekitar 150 Km dari Kota Padang, ibu kota provinsi Sumatera Barat.  

Koordinator Tim Kesehatan PDI Perjuangan, Farid Anshar Alghifari menceritakan, untuk sampai ke Kampung Ngalau Gadang ini, kendaraan yang dibawa dari Padang serta ambulance, terpaksa ditinggal. 

Rombongan mesti melanjutkan perjalanan dengan menumpang mobil pickup. Setelah itu, dilanjutkan dengan berboncengan dengan sepeda motor. 

Lalu, berjalan kaki untuk menembus lumpur, jembatan darurat yang hanya bisa dilewati sepeda motor ataupun jalan setapak di antara reruntuhan bebatuan yang masih tegak di badan jalan.  

“Selama tiga hari kedepan, tim kesehatan PDI Perjuangan ini akan melaksanakan agenda layanan medis, distribusi sembako dan bergotong-royong bersama masyarakat,” kata Farid.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA