Kampung Ngalau Gadang terisolasi akibat jembatan beton sepanjang 20 meter yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kampung Limau-limau hanyut diterjang banjir pada 28 November 2025.
“Alhamdulillah, Tim Medis DPP PDI Perjuangan yang bergerak dibawah komando Ketua DPP Bidang Kesehatan, Ibu dr Ribka Tjiptaning, berhasil menembus Kampung Limau Gadang," kata Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman dalam keterangannya, Senin 5 Januari 2026.
Berdasarkan laporan tim di lapangan, kata Alex, Ngalau Gadang dihuni 168 Kepala Keluarga (KK) atau 678 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 KK atau 243 jiwa tercatat mengungsi di Kantor Camat Bayang Utara.
Warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak berat akibat banjir, ada yang hanyut, tertimbun longsor, hingga mengalami kerusakan struktural akibat pergeseran tanah sehingga tidak lagi layak huni.
“Sesampainya di lokasi, Minggu 4 Januari 2026 kemarin, tim yang terdiri dari dokter, perawat, Tim Baguna PDIP serta kader lainnya, langsung melakukan pelayanan medis," kata Alex.
Alex menegaskan, kehadiran Tim Kesehatan PDIP merupakan perintah langsung Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri untuk memberikan layanan medis di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kesehatan warga jadi prioritas karena penanganan di masa pemulihan tampak berjalan lambat,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi PDIP ini.
Secara geografis, Kampung Ngalau Gadang berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan jarak sekitar 150 kilometer dari Kota Padang.
BERITA TERKAIT: