Miryam S. Haryani selaku juru bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) mengakui bahwa isu tersebut membuat elektabilitas Ahok terus merangkak naik belakangan ini. Sementara, pada saat bersamaan, bakal calon lain diam serta tidak menjadi perbincangan publik dan media.
"Sangat diuntungkan, karena elektabilitas kita terus naik. Popularitas juga naik karena isunya mendominasi pemberitaan," ujarnya usai diskusi bertema 'Politik Sara dan Problem Riil Jakarta dalam Pilgub DKI' di Kedai Kopi Deli, Sarinah, Jakarta (Kamis, 13/10).
Namun begitu, lanjut Miryam, Tim Pemenangan Ahok-Djarot pun memiliki kekhawatiran jika isu penistaan agama itu dibiarkan terus akan mengkotak-kotakkan dan memicu konflik ‎warga Jakata. Karenanya, isu tersebut harus segera dihentikan demi kepentingan bersama.
"Kita punya kekhawatiran untuk hati-hati bicara soal suku, ras, agama, dan antar golongan (Sara). Ada sedikit kekawatiran yang akhirnya mengkotak-kotakkan, sehingga memicu konflik. Apalagi isu ini mendominasi di media," jelas Ketua Umum Srikandi Hanura tersebut.
"Jadi, sekali lagi, untuk publisitas kami cukup terima kasih tapi soal aspek kemasyarakatan kami sedikit khawatir. Apalagi itu medsos kan tafsirnya begono begini," pungkas Miryam yang juga anggota Komisi V DPR RI.
[wah]
BERITA TERKAIT: