PILKADA DKI 2017

Tim Pemenangan Ahok Menuai Keuntungan Dari Isu Penistaan Agama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 13 Oktober 2016, 17:12 WIB
Tim Pemenangan Ahok Menuai Keuntungan Dari Isu Penistaan Agama
Ahok-Djarot
rmol news logo Kegaduhan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Surat Al‎ Maidah ayat 51 selama sepekan terakhir memberi keuntungan sendiri bagi calon petahana gubernur DKI Jakarta itu.

Miryam S. Haryani selaku juru bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) mengakui bahwa isu tersebut membuat elektabilitas Ahok terus merangkak naik belakangan ini. Sementara, pada saat bersamaan, bakal calon lain diam serta tidak menjadi perbincangan publik dan media.

"Sangat diuntungkan, karena elektabilitas kita terus naik. Popularitas juga naik karena isunya mendominasi pemberitaan," ujarnya usai diskusi bertema 'Politik Sara dan Problem Riil Jakarta dalam Pilgub DKI' di Kedai Kopi Deli, Sarinah, Jakarta (Kamis, 13/10).

Namun begitu, lanjut Miryam, Tim Pemenangan Ahok-Djarot pun memiliki kekhawatiran jika isu penistaan agama itu dibiarkan terus akan mengkotak-kotakkan dan memicu konflik ‎warga Jakata. Karenanya, isu tersebut harus segera dihentikan demi kepentingan bersama.

"Kita punya kekhawatiran untuk hati-hati bicara soal suku, ras, agama, dan antar golongan (Sara). Ada sedikit kekawatiran yang akhirnya mengkotak-kotakkan, sehingga memicu konflik. Apalagi isu ini mendominasi di media," jelas Ketua Umum Srikandi Hanura tersebut.

"Jadi, sekali lagi, untuk publisitas kami cukup terima kasih tapi soal aspek kemasyarakatan kami sedikit khawatir. Apalagi itu medsos kan tafsirnya begono begini," pungkas Miryam yang juga anggota Komisi V DPR RI. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA