Peristiwa tersebut terjadi di SDN 05 Pademangan Timur yang berlokasi di Gang A, Jalan Pademangan VI Nomor 34 15, RT 15/RW 01, Kecamatan Pademangan.
Insiden bermula sekitar pukul 07.30 WIB, saat aktivitas belajar mengajar baru dimulai. Ketika para siswa tengah sarapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dalam kelas, plafon di ujung depan ruang kelas tiba-tiba ambruk.
Melihat kondisi tersebut, para guru dengan sigap mengevakuasi seluruh siswa ke lapangan sekolah guna menghindari potensi bahaya. Runtuhan plafon kemudian merambat dan berdampak pada empat ruang kelas di lantai empat serta satu lorong sekolah.
Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (P2B) BPBD DKI Jakarta, dugaan sementara penyebab kejadian adalah rembesan air hujan dari atap bangunan yang meresap ke plafon, sehingga struktur menjadi rapuh dan tidak mampu menahan beban. Meski kerusakan tergolong cukup parah, tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Penanganan langsung dilakukan oleh unsur gabungan yang terdiri dari P2B BPBD DKI Jakarta, PPSU, Satpol PP, Dinas Sumber Daya Air, serta personel Polsek dan Koramil setempat. Hingga pukul 10.39 WIB, proses penanganan dan pengamanan lokasi masih berlangsung guna memastikan area aman dari potensi runtuhan lanjutan.
BPBD DKI Jakarta memperkirakan kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai sekitar Rp70 juta. Pihak sekolah bersama instansi terkait juga melakukan langkah antisipatif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan keselamatan siswa tetap terjamin, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
BERITA TERKAIT: