Hal itu dipastikan Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti di sela diskusi 'Siapa Tangguh di Jakarta? Adu Program, Visi dan Tanpa SARA' di Menteng East, Jakarta, Minggu (25/9).
"Ada (pengaruhnya) tapi tidak besar, tidak akan besar pengaruhnya. Pada waktunya ini akan berjalan dengan sendirinya," ungkapnya.
Menurut Ray, hal serupa juga terjadi dalam beberapa kasus. Seperti di internal Partai Demokrat adanya penolakan dari Ruhut Sitompul dan Hayono Isman terhadap pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dan penolakan Angkatan Muda Partai Golkar terhadap pengusungan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ray mengatakan, mesin PDIP hanya butuh instruksi dari Megawati Soekarnoputri. Begitu ada komando dari ketua umum maka semua akan tegak lurus.
"Mesin PDIP nunggu instruksi saja dari Mega. Jadi memang ada efeknya (keluarnya Boy) tapi tidak signifikan," tandasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: