PILKADA JAKARTA

Meski Didukung, Ahok Tak Akan Pernah Jadi Kader PDIP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 20 September 2016, 22:08 WIB
Meski Didukung, Ahok Tak Akan Pernah Jadi Kader PDIP
Foto: Net
rmol news logo PDIP sebagai partai yang ideologinya memperjuangkan Pancasila ‎menjadi alasan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mencalonkan petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilgub DKI 2017.

"Bu Mega sampaikan kalau PDIP ini partai ideologis. PDIP harus perjuangan Pancasila. Jadi masalah SARA itu sudah harus ditinggalkan. NKRI dan Pancasila sudah selesai itu. Jadi nggak ada lagi cerita SARA. Bu Mega sebagai ketum sudah perjuangkan ini," ujar Ahok usai diumumkan sebagai calon gubernur oleh PDIP di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (20/9).

Sementara saat disinggung mengenai kemungkinan dia akan melamar menjadi kader PDIP pasca pencalonan, Ahok menjawab akan selalu berada di luar partai.‎

Namun begitu, mantan bupati Belitung Timur itu memastikan apa yang dikerjakannya di Jakarta akan selalu sejalan dengan perjuangan PDIP.

"Saya nggak pernah masuk PDIP, tapi yang saya perjuangkan dari dulu sejalan dengan Pak Taufik (Kiemas) dan Bu Mega, sejalan juga dengan PDIP," sambungnya.

"Saya profesional saja," pungkas Ahok meyakinkan tidak akan masuk PDIP. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA