"Saya siap pasang badan untuk berkampanye, mengajak partai-partai Islam untuk bergabung, mengajak umat dan para habaib membela nasionalisme, dan tentu semua rakyat DKI Jakarta," kata Hasyim dalam keterangan, Kamis malam (15/9).
Sebagai orang yang pernah pernah merasakan budi baik PDI Perjuangan dengan diusung sebagai Cawapres pada Pilpres 2004, Hasyim berharap dengan sangat agar PDI Perjuangan berani mengusung kadernya sendiri. Sikap ini akan lebih memantapkan eksistensi PDI Perjuangan sebagai partai
wong cilik nasionalis religius ajaran Bung Karno.
Hasyim mengingatkan, jangan sampai di saat PDI Perjuangan penerus ajaran Bung Karno sedang menang dan berkuasa, nasionalisme Pancasila malah merosot karena kekuatan modal yang akan merambah ke politik, dan PDI Perjuangan membiarkannya.
"Kalau kita mau bersatu, insya Allah menang dengan terhormat. Daripada menang di bawah bayang-bayang tekanan modal, sungguh tidak terhormat," demikian Hasyim.
[ysa]
BERITA TERKAIT: