Ahok terang-terangan mengungkap rencana menggusur lagi 350 titik pemukiman di Jakarta. Sementara, periode kampanye dan hari-H Pilgub DKI tinggal hitungan bulan.
"Kalau mau jadi gubernur lagi, berhenti dulu kek. Itu kalau pemikiran yang waras ya," ujar kandidat Gubernur DKI Jakarta itu dalam orasi di acara "Jakarta Menggugat" di Gedung Joang, Jakarta, Kamis (15/9).
Rizal menilai Ahok terlalu percaya diri sehingga lancang menunjukkan secara telanjang keberpihakannya kepada perusahaan pengembang. Langkah Ahok ini juga demi pengumpulan dana kampanye yang sangat besar.
"Kalau pemikirannya
gokil (tidak wajar) seperti Ahok, maka menggusur terus dilakukan. Dengan begitu dia bisa meyakinkan pengembang kalau 'gue itu gubernurnya pengembang'. Jadi dia begitu biar menyenangkan pengembang, biar menang," sambung anggota panel ahli ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa.
Rizal meyakini bahwa untuk seterusnya cara berpikir Ahok adalah selalu menyampingkan nasib rakyat kecil. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib rakyat miskin jika Ahok kembali memimpin Jakarta untuk 2017-2022.
"Caranya
gokil begini, Ahok enggak peduli rakyat menangis. Ini enggak kebayang kan kalau gubernur yang
gokil itu kepilih lagi," sindirnya di hadapan para tokoh warga Betawi yang memenuhi Gedung Joang.
[ald]
BERITA TERKAIT: