Sebanyak sembilan petani perempuan mengecor kakinya dalam sebuah kotak berisi semen di depan kantor Presiden Jokowi, Selasa (12/4). Aksi tersebut sebagai penolakan terhadap tambang dan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Grobogan, Jawa Tengah. Menurut mereka, kehadiran tambang dan pabrik semen tersebut mengancam kehidupan pertanian masyarakat.
Direktur Gandhi Sentra Politik (Gaspol) Indonesia, Virgandhi Prayudantoro, mengatakan, berdasarkan informasi yang dia peroleh bahwa para petani itu datang ke Jakarta berjumlah 12 orang, yaitu untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi agar bisa menjadi pertimbangan penolakan terhadap tambang semen itu.
"Saya berharap Presiden Jokowi bisa melihat aksi ini sebagai panggil dari rakyat untuk bisa memberikan solusi terbaik buat mereka," Virgandhi, Rabu (13/4).
Jelas dia, Presiden Jokowi harus bisa bertindak tegas untuk kelangsungan hidup para petani, termasuk petani di Grobogan.
"Buktikan bahwa beliau Presiden yang lahir dari rakyat," tutup Virgandhi.
[rus]
BERITA TERKAIT: