Menurut Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, pergantian susunan dan struktur pimpinan Fraksi PKB DPR dilakukan untuk mengoptimalkan berbagai capaian program kerja yang berorientasi kerakyatan, hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKB beberapa waktu lalu.
"PKB telah mengikhlaskan Pak Helmy Faisal sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, maka kita berkewajiban mengisi kekosongan yang ditinggal Pak Helmy, dan melakukan pergantian struktur Fraksi PKB DPR," kata Muhaimin di sela pelantikan pimpinan Fraksi PKB DPR yang baru di Jakarta, Rabu (24/2).
Cak Imin panggilan akrab Muhaimin Iskandar meminta pimpinan Fraksi PKB yang baru untuk lebih cerdas, kreatif dan solutif dalam memperjuangkan rakyat dengan menggunakan tiga hak konstitusional yang melekat dan dimiliki DPR.
"Dengan begitu, kebijakan yang akan dikeluarkan Fraksi PKB untuk kepentingan rakyat akan lebih sistematis, terukur dan terencana. Hasilnya pun akan bisa dirasakan langsung oleh rakyat," kata Cak Imin.
Adapun susunan pengurus Fraksi PKB yang baru adala, Ketua Fraksi Ida Fauziah; Wakil Ketua Fraksi Agus Sulistiyono, Marwan Dasopang, Maman Imanul Haq, Siti Masrifah dan Yaqut Cholil Qoumas; Sekretaris Fraksi Cucun A Syamsurijal; Wakil Sekretaris Fraksi Eem Marhamah Zulfa, Mohamad Toha, Nihayatul Wafiroh dan Bisri Romly; Bendahara Fraksi Bertu Meries; Wakil Bendahara Fraksi Latifah Shohib dan Rohani Vanath.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB yang baru Ida Fauziah menegaskan, dirinya bukan lah orang baru dalam Fraksi PKB. Ia pernah juga memimpin Fraksi PKB. Namun, ia cukup kaget saat diminta Ketua Umum DPP PKB Cak Imin untuk kembali menahkodai fraksi.
"Tadinya saya merasa sudah cukup tua, tapi karena diberi amanah oleh ketua umum maka saya merasa menjadi muda lagi. Saya yakin dengan dukungan seluruh anggota fraksi, tugas ini akan mudah dijalankan," katanya.
Ida sapaan akrab Ida Fauziah menegaskan, tugasnya di Fraksi PKB adalah menerukan apa yang sudah dilakukan Helmy Faisal dengan baik. Dan, merumuskan keputusan Mukernas yang harus diimplementasikan dalam kegiatan fraksi.
"Bagaimana menterjemahkan keputusan Mukernas kedalam tiga fungsi yang dimiliki DPR, yakni pengawasan, anggaran dan pembuatan undang-undang," katanya.
Ida menambahkan, yang lebih penting lagi semua yang akan dijalankan dan dilakukan anggota Fraksi PKB harus bermuara pada kemenangan rakyat dan rakyat harus diuntungkan.
"Contoh sederhananya adalah bagaimana Fraksi PKB memperjuangkan APBN kita dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: