Tantangan Ahok itu menyusul tuduhan Taufik bahwa Ahok menunggangi program Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) untuk kampanye terselubung jelang Pilgub.
"Kalau namanya Taufik, orang enggak bisa bersaing gitu. Aku juga harap dia nyalon gubernur deh. Pingin lihat orang Jakarta pilih Taufik atau pilih Ahok. Nyebelin juga lama-lama tuh orang," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/1).
Kata Ahok, bila program yang diresmikannya dikatakan sebagai bentuk pencitraan maka secara tidak langsung menuduh semua program pemerintah sebagai ajang cari muka pemerintah.
"Taufik tuh maunya saya tidur siang enggak kerja supaya dia bisa menang. Kan saya sudah ngomong mau tambah ruang terbuka hijau sama tempat berkumpul. Aduh si Taufik ini ketakutan, takut kalah," imbuhnya.
Kemarin, kepada wartawan, Taufik menilai RPTRA belum terlihat efektif dan bermanfaat. Program tersebut dia anggap bentuk kampanye incumbent.
"Itu mah kampanye buat Pilkada DKI 2017. Mana tujuannya sebagai ruang sosialisasi warga? Belum terlihat tujuannya, malah dijadikan orang pacaran. Apalagi belakangan ini banyak teroris di pemukiman," kata politisi Gerindra itu di Gedung DPRD DKI.
[ald]
BERITA TERKAIT: