Jelas dia, sekarang sangat sulit dan tidak mudah memulihkan kepercayaan publik. Fenomena pemilih pemula yakni generasi muda usia sekolah adalah hal yang sangat menarik bagi Mahyudin.
Menurutnya, partai-partai sekarang terlihat sama banyak kelemahannya terutama kasus korupsi. Pemilih pemula adalah kesempatan partai politik untuk melakukan
recovery. Pemilih pemula akan melihat partai politik melalui kacamata mereka.
Jika partai politik berpolemik terus, tambah Mahyudin, maka tidak akan menarik dalam penilaian pemilih pemula.
"Saya khawatir suara Golkar menurun terus disebabkan karena banyak pemilih lama yang lama kelamaan hilang atau meninggal dunia. Sedangkan pemilih pemula tidak tertarik memberikan suaranya. Itu sangat sulit sekali untuk kemajuan Golkar," kata wakil ketua MPR ini di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Kamis, 5/10).
Itulah sebabnya, lanjut Mahyudin, pasca silaturahmi nasional (silatnas) yang dihadiri kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono beberapa waktu lalu, Golkar harus cepat berbenah.
"Harus cepat melakukan
recovery. Dan merebut kembali kepercayaan pemilih dan merebut hati pemilih baru," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: