Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui keterlibatan pengurus PKB dalam kasus tersebut.
"Itu sedang kita selidiki. Saya yakin bukan pengurus PKB. Bisa jadi kan orang lain yang bikin itu," kata Marwan saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10)‎.
Pernyataan Marwan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, PKB telah memanggil pengurus di tingkat daerah untuk mencari tahu perihal instruksi peredaran surat tersebut.
Hasilnya, ketua DPC yang bersangkutan membantah mengeluarkan surat komitmen tersebut.
"Ketua wilayah PKB Jabar sudah bilang sama saya. Ketua DPC sudah dipanggil ke Jakarta dan tidak ada itu. Jadi fitnah itu," tandasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: