Seorang ibu dan anak ditemukan tewas dengan keadaan mengenaskan di kediamannya di Perum Aneka Blok A13 No8 Keluarahan Penggilingan, Kecamatan Cakug, Jakarta Timur, Kamis (8/10) malam. Keduanya ditemukan dalam keadaan bersimbah darah disekujur tubuh.
"Mayat ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga (korban) pembunuhan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Jakarta, seperti diberitakan
JPNN, Jumat (9/10).
Sang ibu diketahui bernama Dayu Priambarita berusia 45 tahun sementara putranya bernama Yuel dan masih berusia 5 tahun.
Penemuan mayat keduanya berawal saat sang ayah, bernama Heno Pujo Leksono, pulang dari tempat kerjanya. Nah, saat akan memasuki rumahnya, Heno curiga lantaran pintu pagar tidak terkunci.
Dia pun segera masuk ke rumahnya. Pintu rumahnya juga tak terkunci hanya tertutup biasa. Tak ada istri yang menyambutnya. Heno lantas mencari sang istri dan anaknya di kamar.
Sontak, badan Heno langsung lemas seketika saat membuka pintu kamarnya. Dia mendapati istrinya sudah tergolek tak berdaya bersimbah darah di kasurnya. Begitu juga anak tercintanya. Yuel tergeletak di atas lantai dengan kondisi yang tak kalah mengenaskan, sejur tubuhnya bersimbah darah.
Kombes Pol Mohammad Iqbal mengkonfirmasi bahwa di badan Dayu dan Yuel memang terdapat luka cukup parah.
"Luka terbuka pada leher kiri, dagu sebelah kanan, punggung kiri, dada kanan, bawah ketiak kanan, dan anaknya Yuel mengalami luka terbuka pada leher," tutur Iqbal.
Kini, jenazah ibu dan anak itu kini sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), guna keperluan autopsi untuk penyelidikan kasus ini lebih lanjut.
[ian]
BERITA TERKAIT: