Hal itu ia ungkapkan untuk mengapresiasi gelaran acara "Pasar Raya Tribute To Batik Indonesia" yang digelar di Pasar Raya, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10).
"Saya bangga ketemu godfather (Abdullah Latief) pendiri Pasar Raya. Ini bukan warna batik asli tetapi warna anak-anak muda, ini contoh inovasi," ujarnya dalam sambutan di acara tersebut.
Gelaran ini, lanjut Rizal, diharapkan bisa menjadi momentum yang baik bagi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi saat ini.
"Indonesia, saya percaya walau dianggap sedang krisis ini justru awal kebangkitan," tambah Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid.
Rizal menambahkan, seorang pemimpin yang pintar adalah seroang pemimpin yang mampu memanfaatkan segala situasi untuk memajukan negara, terutama dalam kondisi krisis seperti saat ini.
"Pemimpin yang hebat menggunakan momentum krisis untuk menciptakan sesuatu yang baru dan inovatif," tukas mantan Kepala Bulog itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: