Seruan itu disampaikan Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono dalam jumpa pers di Kantor pusat GAPKI, Sudirman Park, Jakarta, Selasa (22/09)
Dia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota GAPKI di wilayah kebakaran harus proaktif bekerjasama dengan instansi terkait dalam memadamkan dan mencegah meluasnya kebakaran.
"Saling menyalahkan siapa yang jadi penyebab utama, kami pikir bukan sikap yang bijak dalam melihat situasi kebakaran dan asap yang belum sepenuhnya terkendali," kata Joko.
Sejak terjadi kebakaran, para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit anggota GAPKI telah melakukan segala upaya terbaik untuk membantu pemerintah. Namun akibat kemarau panjang tahun ini, kebakaran lahan sangat rentan terjadi. Terutama di lahan gambut, api tidak mudah dipadamkan dan dorongan angin membuat api menyebar dengan cepat.
"Dalam peristiwa kebakaran lahan ini, perkebunan sawit baik milik perusahaan maupun masyarakat adalah korban" lanjutnya
Dalam kesempatan ini, Joko juga mengatakan bahwa masyarakat dan para pejabat pemerintah seharusnya jangan terlalu panik dalam menanggapi masalah ini. Kepanikan, menurutnya, berpotensi membuat keliru dalam menganalisis masalah dan dalam mengambil kebijakan.
"Perusahaan akan segera mungkin untuk memadamkan lahan yang kebakaran. Tolong jangan saling menyalahkan," demikian Joko.
[ian]
BERITA TERKAIT: