Penggagas Golkar putih yang tidak berpihak ke Agung maupun Ical ini berharap, putusan PTUN yang akan dibacakan besok siang bisa mengakhiri badai di Beringin yang terjadi 6 bulan terakhir.
"Saya hanya bisa berdoa mudah-mudahan ada keajaiban sehingga putusan PTUN nanti bisa mengakhiri perpecahan Partai Golkar yang sudah sangat eksesif ini," ucapnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/5).
Namun, dia tetap saja khawatir. Sebab, sesuai nalar politik, yang kalah di PTUN nanti pasti tidak happy. Pasti ada upaya untuk melakukan perlawanan lanjutan.
"Siapapun yang diputuskan menang oleh PTUN tetap saja tidak ada jaminan konflik dualisme partai akan berakhir dengan begitu saja. Walhasil, menang
ora kondang, kalah semakin
wirang," katanya.
"Menurut saya apapun keputusannya, pasti semua pihak akan
kedhuwung nguntal wedhung, yang artinya semuanya akan menyesal karena dulu ketika mengambil keputusan dan bertindak tidak mau berpikir panjang," demikian Hajriyanto.
[dem]
BERITA TERKAIT: