"Setelah eksekutif direbut dengan kecurangan Pilpres,maka gilirannya legislatif yang dikuasai kubu KMP dengan modus pecah belah Kalla-Mega-Paloh yang berusaha menguasai DPR," kata politisi senior, Rachmawati Soekarnoputri, Rabu (1/4).
Tujuannya, kata Mbak Rachma, agar kepentingan penguasa mendapat stempel mudah dari DPR RI. Contohnya, dalam kasus pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri yang lalu, dan kebijakan-kebijakan lain yang menjadi kepentingan rezim "proxy kapitalis".
Di ranah yudikatif, tambahnya, operasi yang sama dilakukan. Misalnya, kasus hakim Sarpin yang membangkang dipanggil Komisi Yudisial karena merasa dikawal kekuatan penguasa.
"KPK dihabisi dari pimpinannya, sampai kasus Budi Gunawan dioper ke Kejaksaan Agung. Polri seperti tidak berdosa, korupsi menang. Di tangan rezim Jokowi-JK negeri ini di ambang kehancuran," tegas Mbak Rachma.
[ald]
BERITA TERKAIT: