Meski belum menyampaikan secara gamblang, presiden terkesan tidak ingin melantik Budi Gunawan sebagai kapolri pasca KPK menetapkan status yang bersangkutan sebagai tersangka. Sikap itu terlihat dengan langkah presiden membentuk Tim 9 yang diketuai Syafi'i Ma'arif. Tim yang bertugas memberi masukan dan rekomendasi itu relatif berisi orang-orang yang selama ini menolak BG untuk dilantik.
Terkait kesan kerenggangan hubungan tersebut, politisi PDIP Hendrawan Supratikno menyatakan itu tidak sepenuhnya benar. Menurut dia, hal tersebut lebih pada kesan yang muncul di publik.
Buktinya, kata Hendrawan, dalam pertemuan terakhir di Solo, dua hari lalu (Sabtu, 14/2), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama para petinggi partai Koalisi Indonesia Hebat (KIH) lainnya tampak akrab dengan Jokowi.
Dia kemudian menuding ada pihak-pihak yang memang sengaja membentur-benturkan PDIP maupun KIH secara umum dengan presiden. Tujuannya, kata dia, tentu untuk menjauhkan Jokowi dengan kekuatan politik pendukungnya.
"Presiden harus hati-hati soal ini, ini ilmu politik paling elementer," saran Hendrawan yang juga anggotad dewan ini (Senin, 16/2) dilansir dari
JPNN.
[rus]
BERITA TERKAIT: