Survei Koperasi: Budi Gunawan Tak Pantas Jadi Kapolri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 02 Februari 2015, 12:00 WIB
Survei Koperasi: Budi Gunawan Tak Pantas Jadi Kapolri
rmol news logo Komjen Budi Gunawan dinilai tidak pantas menjadi Kapolri karena sudah dinyatakan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara untuk menghentikan ketegangan antara Polri dan KPK, Presiden Joko Widodo dinilainya sebaiknya turun tangan.

Demikian antara lain hasil survei yang dilakukan Komunitas Peduli Demokrasi dan Anti-Korupsi (Koperasi) terhadap lebih dari 175 anggota masyarakat dan mahasiswa Indonesia di Brisbane, Queensland, Australia.

Hasil survei itu diumumkan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Australia Faisal Rizal di University of Queensland (UQISA), hari Sabtu kemarin (31/1).

Sebanyak 82 persen responden mengatakan Presiden Jokowi harus segera turun tangan secara langsung guna menyelesaikan konflik antara KPK dan Polri.

Dari survei itu juga terlihat bahwa 83 persen responden meyakini adanya upaya pelemahan secara sistematis terhadap KPK oleh oknum-oknum tertentu.

Sementara 72 persen responden mengatakan Presiden seharusnya membatalkan pencalonan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri dan segera mencari calon penggantinya.

Karena pencalonan BG sebagai Kapolri adalah akar dari konflik KPK dan Polri, Presiden seyogianya segera membatalkan pencalonannya dan mengganti dengan nama calon Kapolri lain yang bersih dan berintegritas,” ujar Faizal.

Presiden harus memastikan agenda pemberantasan korupsi dapat terus berjalan dengan baik”, sambungnya. [dem]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA