Fahri Hamzah Ingatkan Menteri Rini soal Rencana Jual Gedung BUMN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 18 Desember 2014, 13:30 WIB
Fahri Hamzah Ingatkan Menteri Rini soal Rencana Jual Gedung BUMN
fahri hamzah/net
rmol news logo . Keinginan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menjual Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, menunjukan ketidakpahaman mantan Kepala Kantor Transisi Jokowi-JK itu tentang mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dasar alasan inefisiensi yang digunakan Rini juga dinilai tidak tepat.

"Ini buk Rini tidak mengerti mekanisme pengelolaan anggaran," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di Gedung Senayan, Jakarta, Kamis (18/12).

Menurut Wasekjen PKS itu prosedur penjualan aset negara bukan hal mudah, sebab harus melewati proses rumit dan penuh kontroversi. Pemerintah juga harus membentuk tim tender dan audit untuk menilai aset yang akan dijual.

"Ini belum termasuk soal potensi kecurigaan publik soal adanya 'permainan' di balik penjualan aset, itu rumit," ujar dia.

Fahri mengatakan ada cara yang lebih mudah untuk menyelesaikan persoalan inefisiensi di gedung Kementerian BUMN. Yakni dengan mengurangi daftar pembangunan gedung instansi pemerintahan yang diajukan pemerintah dalam setiap rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Jadi kalau pemerintah sudah punya gedung jangan malah repot mau dijual. Coret saja rencana pembangunan gedung baru di APBN. Suruh (instansi) yang ingin membangun gedung baru pindah mengisi Kementerian BUMN," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA