Pasek: Saya Masih Kader Demokrat!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 17 Desember 2014, 10:09 WIB
Pasek: Saya Masih Kader Demokrat<i>!</i>
gede pasek suardika/net
rmol news logo . Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika masih merupakan kader Partai Demokrat karena belum pernah dipecat. Alasan itu juga yang melatari Pasek akan ikut dalam bursa calon ketua umum Demokrat dalam kongres yang akan diselenggarakan pada pertengahan 2015 nanti.

Pasek menjelaskan bahwa durat pemecatan dari partai tidak pernah sampai ke tangannya. Bahkan surat itu sempat ditarik lagi karena cacat prosedur.

"Yang bilang dipecat itu siapa? Saya itu pernah mau dipecat. Nah, saya ancam dengan proses hukum dan akhirnya surat dikembalikan lagi karena salah prosedur. Saat itu yang menandatangani Syarief Hasan (Ketua Harian) dan Ibas Yudhoyono (Sekjen). Akhirnya kembali lah normal," jelas Pasek, saat dihubungi wartawan (Rabu, 17/12).

Dalam kesempatan ini, Pasek juga mencoba menjawab kembali pernyataan Jurubicara Demokrat Ruhut Sitompul yang menyebut, Pasek sudah di DPD dan seseuai aturan tidak boleh terlibat di kepartaian, apalagi maju caketum. Menanggapi hal itu, Pasek meminta Ruhut untuk membaca kembali UU Pemilu.

"Baca yang baik, jangan sampai malu di masyarakat. Tolong baca dulu UU Pemilu tentang DPD Tahun 2004 dan bandingkan dengan UU Pemilu 2009 dan 2014," ujar mantan ketua Komisi III DPR Fraksi Demokrat ini.

Tidak cukup sampai di situ, Pasek kembali menyindir pernyataan Ruhut yang menyebut bahwa pemimpin Demokrat harus dari trah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Pasek, pernyataan itu merupakan pernyataan yang bagus yang terlontar dari jurubicara kerajaan, bukan jubir partai.

"Kalau ngomong trah, itu cara berpikir monarki. Kalau statemen seperti itu adalah statemen monarki. Kalau jurubicara parpol bukan begitu caranya," tandas loyalis mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA