"Pagi-pagi saya dan Pak JK telah ambil sumpah janji di hadapan MPR dan anggota MPR," lapor Jokowi saat berpidato di acara Syukuran Rakyat di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Dalam pidato berdurasi dua menit itu, Jokowi mengajak semua kalangan dari berbagai profesi untuk bekerja keras mewujudkan Indonesia negara kuat.
"Saya ingin mengajak bapak, ibu, baik pedagang kaki lima, baik sopir bus mini, metro mini kok bus mini. Baik tukang kayu, ada tukang kayu disini?.... Dan semua profesi di negeri ini," sebutnya.
"Indonesia bangsa yang besar tapi harus dikelola dengan cara benar, harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu, saya dan Pak JK ingin sampaikan bahwa rakyat harus bekerja keras, tidak mungkin negara sebesar ini akan menjadi negara kuat kalau kita hanya bermalas-malasan," sambung mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Lebih lanjut, Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat dimanapun berada untuk bersatu, bergotong-royong menciptakan Indonesia yang makmur, sejahtera, dan bermartabat.
"Kalau tidak kita lakukan dengan bekerja keras jangan harap segara ini jadi negara makmur, besar, dan sejahtera," tambahnya.
"Untuk itu, saya ajak untuk terus bekerja keras menciptakan cita-cita pendiri bangsa, mewujudkan negara yang sejahtera," tandas mantan walikota Solo ini tanpa didampingi wapres Jusuf Kalla.
[wid]