Jokowi-JK Harus Singkirkan Kelompok Neolib dari Kursi Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 14 Agustus 2014, 15:56 WIB
Jokowi-JK Harus Singkirkan Kelompok Neolib dari Kursi Kabinet
joko widodo/net
rmol news logo Indonesia hanya akan menjadi negara jongos alias budak jika masih mengakomodir kelompok-kelompok yang bermahzab neolib dalam pemerintahan Jokowi-JK mendatang.

Menurut Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU), Danny Setiawan, supaya pemerintahan Jokowi-JK tidak terjebak pada kepentingan asing, maka Jokowi-JK harus mengedepankan kriteria-kriteria yang disesuaikan dengan platformnya.

"Jokowi harus tegas, kalau salah pilih yang tak sesuai kriteria, maka perekonomian akan begini saja (tidak maju), hanya jadi jongos asing. Jadi harus pilih menteri yang sesuai," kata Danny di Jakarta, Kamis (14/8).

Danny menjelaskan, Jokowi juga harus tegas, dan kebijakan ekonomi yang digagasnya bersama para pembantunya nanti harus mengedepankan kemandirian ekonomi nasional. Serta, Jokowi juga harus memahami persoalan ekomoni saat ini, sehingga itu yang akan dijadikan langkah ke depan agar tidak diintervensi asing.

"Persoalannya, ekonomi saat ini bukan terkait yang sedang berlangsung melainkan ekonomi kita sudah meliputi eksternal, investasi, pasar bebas dan lain sebagainya," tegas dia.

Jika salah pilih menurut Danny, maka penguasaan sumber daya alam akan tetap dikuasai asing. "Pencapaian ekonomi yang mandiri secara nasioanal tidak akan berkembang, kalapupun ada pertumbuhan ekonomi, itu bukan rakyat yang menikmati," terangnya.

Danny menambahkan, bukan hanya rakyat Indonesia, Jokowi-JK juga akan menjadi jongos asing jika terjebak dalam kekuatan neolib. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA