"Kalau selisih tipis kita lebih waspada, tapi kalau selisihnya lebih dari 5 persen itu akan lebih aman," ujar Budiman di Mabes AD, Jakarta Pusat, Minggu (6/7).
Oleh karena itu, lanjut Budiman, pihaknya akan aktif memantau hasil
quick count nanti. Sebelum ada keputusan resmi hasil Pilpres 2014 dari KPU, situasi politik dan keamanan patut diawasi untuk menghindari konflik antar dua kubu pasangan capres dan cawapres.
Mantan Sekjen Kemenhan ini menjelaskan, semua daerah menjadi prioritas TNI, karena kerawanan bisa terjadi di mana saja. Namun ia tidak menampik bahwa wilayah Papua memang termasuk yang jadi sorotan akibat adanya ancaman kelompok separatis. Namun, Budiman memastikan ancaman tersebut tidak akan sampai mengganggu jalannya pemilu.
"Mulai hari ini seluruh anggota TNI AD melakukan siaga pengamanan sampai dengan waktu keputusan hasil yang dilakukan KPU. Di Papua memang ada ancaman, tapi Insya Allah tidak ada apa-apa," pungks Budiman seperti dilansir dari
JPNN.
[rus]
BERITA TERKAIT: