"Kepada pendukung tidak bersikap seperti kemarin (bersorak sorai). Mohan dapat menyikapi debat dan memahami betul tujuan itu," ujar Anggota KPU, Arief Budiman kepada wartawan di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (4/7).
Menurut Arief, sasaran debat adalah penyampaian visi misi dan program. Jika didominasi dan banyak diganggu oleh adu sorak sorai dan keramaian maka debat akan percuma, karena esensi debat tak tersampaikan ke khalayak luas.
"Ini adalah sosialisasi visi misi dan program. Mohon dipahami, sehingga masyarakat yang di rumah dan studio ingin tahu," jelasnya.
Adapun untuk dua pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK diharapkan fokus kepada tema yang menjadi pembahasan. Arief meminta Jangan membahas dan melenceng ke tema lain.
Kemudian, pada bagian terakhir atau closing statement, KPU meminta kedua pasangan menyampaikan apapun yang belum disampaikan.
"Mohon diringkas dalam closing statement. Sehingga publik tahu apa harapan masing-masing calon," demikian Arief.
[rus]
BERITA TERKAIT: