Jokowi Ajak Dubes Diplomasi Dagang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 27 Juni 2014, 06:31 WIB
Jokowi Ajak Dubes Diplomasi Dagang
joko widodo/net
rmol news logo . Joko Widodo alias Jokowi menyerukan kepada Duta Besar (Dubes) Indonesia tidak hanya melakukan diplomasi politik saja, tetapi juga melakukan diplomasi industri kreatif.

Demikian disampaikan capres nomor urut 2 ini saat menghadiri "Jokowi Ngobrol Bareng Netizen" di Ballroom Hotel Lumire, Jakarta, Kamis malam (26/6). Jokowi menyampaikan ini karena prihatin dengan nasib industri kreatif di Indonesia yang kurang mendapatkan perhatian negara.

"Industri kreatif seperti game, video, animasi punya potensi besar dan bisa dikembangkan. Sayang, kurang di managemennya. Tugas pemerintah memberi peluang melalui Dubes. Dubes itu jangan hanya diplomasi politik tapi juga diplomasi dagang," kata Jokowi.

Jokowi menyontohkan bagaimana industri kreatif Korea, musik K-Pop bisa maju. Pemerintah Korea turun tangan langsung dan berusaha selama 14 tahun mengenalkan musik K-Pop.

"Saya tanya ke Dubes Korea, K-Pop itu 14 tahun disiapkan, mereka dilatih dari berapa ribu orang, lewat idol, audisi, dan dapat itu. Kemudian digarap secara profesional dan muncul produk itu (K-Pop). Itu yang ngomong dubesnya bukan saya. Karena itu, ini pentingnya negara hadir dalam membuka peluang dan kesempatan," tandas gubernur DKI nonaktif ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA