PILPRES 2014

Aktivis 98 Gelar Pertemuan Sikapi Prabowo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Sabtu, 21 Juni 2014, 00:48 WIB
Aktivis 98 Gelar Pertemuan Sikapi Prabowo
ilustrasi
rmol news logo Para  mantan aktivis 1998 akan kembali menggelar pertemuan di Jakarta pada 24 Juni 2014 mendatang. Tujuannya untuk menyatakan sikap terhadap pencalonan Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia.

"Prabowo dinilai tidak layak jadi presiden karena indikasi terlibat tindakan penculikan aktivis pro demokrasi tahun 1998," kata aktivis 98 Achmad Yuslizar di Jakarta, Jumat (20/6).
Dia menyebutkan, keterangan bekas Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang ditayangkan di Metro TV pada Kamis (19/6) lalu mengungkapkan indikasi Prabowo diberhentikan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) karena penculikan aktivis tahun 1998 atas inisiatif sendiri.

Menurut dia, pertemuan aktivis pun bertujuan mempertegas sikap untuk mencegah baliknya kekuatan rezim Orde Baru.

"Para aktivis datang dari sejumlah kota dan wilayah Indonesia. Mereka turun di putaran Pilpres 2014 karena tidak ingin proses demokrasi mundur jauh ke belakang," tegas Achmad. [why]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA