Karena itulah, Poros Pelajar Santri Indonesia (PPSI) mendukung Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014. PPSI ini terdiri dari Ikatan Pelajar NU (IPNU-IPPNU), Pelajar Islam indonesia(PII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah(IPM), Ikatan Pelajar Persatuan Islam (IP Persis), Pelajar Al Washliyah dan aliansi alumni pesantren se-Indonesia.
"Gerakan pelajar santri ingin mengawal transisi kepemimpinan untuk mengamankan kepentingan pelajar dan santri. Seperti, sikap ujian nasional yang harus ditinjau ulang, SKB 3 Menteri yang tidak beri ruang buat organisasi santri di sekolah-sekolah negeri," kata Sekjen PPSI, Ahmad Jojon, di sela-sela deklarasi mendukung Prabowo-Hatta di Jalan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan (Kamis, 12/6).
Hal senada dikatakan Presidium Aliansi Alumni Pesantren se-Indonesia, Nur Syamsi Zakaria. Ia meyakini Prabowo Subianto tak akan lari dari pesantren. Pasalnya, dalam perjalanannya, sudah sejak lama Prabowo memiliki kedekatan dengan pesantren, misalnya dengan keluarga besar KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Hubungan itu sudah dibangun sejak lama. Rumah kakek Gus Dur dan Prabowo saling berdekatan di Matraman, makanya kami yakin Pak Prabowo memiliki kepedulian terhadap pesantren karena sejarah yang sudah," demikian Zakaria.
[ysa]
BERITA TERKAIT: