Demikian dikatakan Ketua Umum Gerakan Indonesia Berkah (GIB), Fadli Nasution, mengomentari isu HAM yang marak berkembang pasca debat capres dan cawapres perdana yang digelar KPU Senin lalu (9/6).
Jadi, kalau disampaikan oleh Cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalll pada saat debat capres dan cawapres, sebenarnya sudah keluar dari konteks dan cendrung tendensius.
"Inilah yang disebut dengan black campaign yang tidak pantas disampaikan oleh seorang pak JK. Jelas saja isu HAM tersebut menjadi isu 5 tahunan yang dipolitisir, karena baru muncul pada saat menjelang Pilpres," kata Fadli kepada redaksi, Kamis (12/6).
GIB meminta kepada Bawaslu RI untuk mencermati setiap tahapan penyelenggaraan Pilpres, termasuk acara debat kemarin. Bawaslu jangan segan-segan memberikan sanksi kepada pasangan calon yang melakukan black campaign baik secara terbuka maupun sembunyi-sembunyi.
"Kami menyadari bahwa keempat pasangan calon ini adalah para tokoh bangsa yang mempunyai kemampuan untuk mewujudkan Indonesia yang berkah, pak JK sudah pernah jadi Wapres, terima kasih atas dedikasinya kepada bangsa dan negara. Pak Jokowi sendiri masih dibutuhkan kepemimpinannya untuk Jakarta Baru (JB) yang lebih baik dalam mengatasi macet dan banjir," tutup Fadli.
[rus]
BERITA TERKAIT: