Jangan Sampai Gara-gara Debat Indonesia Terkotak-kotak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 10 Juni 2014, 10:58 WIB
Jangan Sampai Gara-gara Debat Indonesia Terkotak-kotak
foto:net
rmol news logo . Pasangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta dinilai jauh lebih unggul dalam memaparkan visi dan misi pada debat capres dan cawapres tadi malam.

Jawaban dan pertanyaan yang disampaikan sistematis dengan gaya bahasa yang santun, tanpa bermaksud menyinggung pasangan yang lain. Tidak seperti pertanyaan cawapres dari nomor urut 2 Jusuf Kalla kepada Prabowo soal kasus pelanggaran HAM masa lalu.

"Semua publik sudah tahu, kasus pelanggaran HAM merupakan isu lama yang terus didaur ulang oleh lawan politik Pak Prabowo. Saya hanya bisa berharap, lewat debat ini jangan sampai Indonesia terkotak-kotak," kata Ketua Umum Gerakan Indonesia Berkah (GIB), Fadli Nasution, Selasa (9/6).

Fadli melanjutkan, apa yang disampaikan pasangan Prabowo-Hatta saat debat "Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum" itu lebih mudah dicerna. Dengan ciri khasnya yang tegas dan berwibawa, Prabowo telah menunjukkan sosok kepemimpinan yang ideal sebagai Presiden RI untuk mewujudkan Indonesia berkah.

"Prabowo-Hatta tidak ada duanya. Tetap bersatu untuk Indonesia satu," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA