TNI NETRAL DI PILPRES

Demi Kebaikan TNI, Komisi I Seharusnya Minta Penjelasan Panglima

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 07 Juni 2014, 17:59 WIB
Demi Kebaikan TNI, Komisi I Seharusnya Minta Penjelasan Panglima
jenderal moeldoko/net
rmol news logo Sebaiknya, Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan segera memanggil Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, untuk meminta penjelasan resmi terkait rumor bintara pembina desa (Babinsa) yang mengarahkan warga dalam pilihan politik.

"Sebaiknya meminta penjelasan resmi terkait rumor yang beredar begitu deras di masyarakat tentang keterlibatan oknum Babinsa yang mengarahkan masyarakat untuk memilih capres tertentu," terang politisi Partai Hanura, Saleh Husin, kepada wartawan, Sabtu (7/6).

Menurut Saleh, imbauannya bukan untuk memojokkan TNI. Tetapi, justru agar institusi TNI tidak terseret-seret dalam politik praktis dan demi menjaga netralitas institusi itu sendiri.

"Bagaimanapun TNI adalah milik kita semua dan sangat kita butuhkan untuk menjaga keutuhan NKRI," tegas pendukung pasangan Jokowi-JK ini.

Kalau benar ada Babinsa yang mengarahkan pilihan politik warga di wilayahnya berdinas, dia sangat menyayangkan. Berarti, apa yang disampaikan oleh Presiden SBY sebagai panglima tertinggi di depan para panglima tinggi TNI-Polri beberapa waktu lalu tidak ditaati sama sekali.

"Masyarakat juga harus berperan aktif dan berani melaporkan bila dijumpai ada oknum Babinsa yang terlibat dalam politik praktis denga mengarahkan orang untuk memilih capres tertentu," harapnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA