"Perjuangan untuk menegakkan amanat penderitaan rakyat atau AMPERA masih belum selesai hingga detik ini," tegas Ketua Umum FKB KAPPI 66, Bambang Heryanto dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (1/6).
Bukan hanya itu, Bambang mengatakan, pengejawantahan amanat konstitusi pasal 33 UUD 1945 juga masih jauh dari harapan. Karena itu, menurut Bambang Heryanto, singa-singa tua eksponen 66 bersama berbagai elemen bangsa terutama generasi muda bergandeng tangan menuntaskan perjuangan amanat penderitaan rakyat (Ampera) agar bangsa Indonesia bisa berdaulat di negerinya sendiri. Dan perjuangan itu ternyata sejalan dengan visi misi Prabowo-Hatta.
"Ibarat Gajah Mada, mahapatih majapahit, sosok Prabowo adalah pemimpin yang mampu mewujudkan kejayaan Indonesia agar tidak jadi bangsa kuli, atau bangsa yang terjajah secara ekonomi oleh kekuatan asing," ujar Bambang Heryanto.
FKB KAPPI juga mengeluarkan edaran kepada KAPPI di tingkat provinsi untuk menggalang dukungan untuk memilih Prabowo. Dalam waktu dekat ini, komponen KAPPI di daerah akan segera melakukan penggalangan dukungan dan deklarasi mendukung Prabowo-Hatta
.[wid]
BERITA TERKAIT: