"Amien Rais mungkin hanya guyon. Tapi itu bisa diartikan berbeda oleh kalangan yang sudah sensitif soal agama," kata pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Kamis (29/5).
Ketua Tim Dewan Penasehat Prabowo-Hatta, Amien Rais, kemarin, menyambut usulan tes mengaji yang dilontarkan cawapres dari kubu Joko Widodo, Jusuf Kalla. Amien meminta lomba MTQ itu dimulai dulu dari JK dan Hatta, selanjutnya antara Jokowi dan Prabowo. Dan untuk dewan jurinya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengusulkan dari MUI.
Menurut Denny JA, politisasi isu agama biarlah menjadi wilayah social media dan pihak di luar tim resmi capres dan cawapres saja. Walau kita prihatin atas
black campaign isu agama di social media, tapi itu dunia yang tak bisa kita kontrol. Tapi tim resmi capres 2014 sebaiknya tak masuk ke wilayah isu agama, baik serius atau guyonan.
"Kekerasan atas nama agama kini semakin buruk. Kita tak ingin bertambah buruk lagi oleh pemilu presiden 2014. Tiga ketua umum partai yang kini menjadi tersangka KPK, ketiganya dari komunitas berbasis agama," ungkap dia lewat akun
@DennyJA_World.
Penggagas Gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi ini menambahakan, sebaiknya agama tetap menjadi pedoman moral dan tidak dipolitisasi untuk kampanye pemilu presiden. [
rus]