Seperti diketahui, dua bekas bakal capres dari PKB, Mahfud MD dan Rhoma Irama kini mendukung kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, PKB tidak tergantung pada ketokohan semata. Ia bahkan merasa optimistis 11 juta pemilih PKB pada pemilu legislatif lalu bakal memilih pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 9 Juli mendatang.
"Orang boleh ke mana-mana, mau ikut orang atau jamaahnya. Jangan ikut orang per orang, PKB bersama NU, pemilih PKB kompak ikut memilih Jokowi-JK," kata Cak Imin panggilan akrab Muhaimin di kantor DPP PKB, Raden Saleh, Jakarta, Selasa malam (20/5).
Dikatakannya, saat ini mesin partai PKB sudah berjalan dengan kekuatan penuh. Mulai dari pengurus partai di seluruh tingkatan, calon anggota legislatif baik yang terpilih maupun tidak, sampai para kiai yang tersebar di wilayah perkampungan siap memenangkan Jokowi-JK.
"Kiai-kiai kampung jadi penopang utama, baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten," ucap pria yang juga menteri tenaga kerja dan transmigrasi ini seperti dilansir dari
JPNN.
Lebih lanjut Cak Imin mengimbau warga Nahdatul Ulama (NU) untuk tidak ragu memilih Jokowi-JK. Pasalnya, di antara dua pasangan calon yang ada hanya JK yang jelas-jelas berasal dari kalangan nahdliyin.
"Kalau ada tokoh NU yang jadi calon wakil presiden, kenapa pilih yang lain? Dengan kemenangan Jokowi-JK semoga Islam berkembang. Islam yang cinta damai dan rahmatan lil alamin," pungkas Cak Imin.
[rus]
BERITA TERKAIT: