Kermarin Presiden SBY menerima Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa di Kantor Presiden. Keduanya melaporkan akan maju dalam Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang.
"Malam saudaraku. Alhamdulilah hari ini
step awal sudah dilalui. Saya dan Pak Prabowo akan maju bersama di Pilpres. Mohon dukungannya," kata Hatta lewat akun twitter
@hattarajasa tadi malam, (Selasa, 13/5).
Jelas Hatta, pertemuan mereka dengan Presiden adalah bagian menjunjung etika politik. Dia sebagai menteri aktif, harus minta izin Presiden SBY untuk mundur.
"Mundur merupakan pilihan. Tapi bagi saya, mundur dari menteri untuk ikut Pilpres merupakan keharusan. Agar tidak ada
abuse of power," ungkapnya.
"Namun demikian saya tidak mempermasalahkan bila ada pejabat negara aktif yang memilih tidak mundur untuk maju Pilpres. Masing-masing punya ukuran kepatutan," tambah Hatta.
Hatta yakin, dia bersama Prabowo bisa meningkatkan capaian-capaian pemerintah yang ada saat ini. "Ekonomi kita sekarang no 10 dunia, ini bukan kata saya, tapi Bank Dunia," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: