Politik Uang Kebiri Makna Demokrasi Sesungguhnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 09 April 2014, 07:29 WIB
Politik Uang Kebiri Makna Demokrasi Sesungguhnya
rmol news logo Praktik penyimpangan proses demokrasi dalam pemilu seperti praktik politik uang memang sulit dihapuskan, namun bisa dikurangi.

"Penggunaan uang dalam pemilu memang luar biasa," kata pengamat politik LIPI, Siti Zuhro dalam wawancara live di salah satu stasiun televisi beberapa saat lalu (Rabu, 9/4).

Ia menilai bahwa praktik semacam itu menyesatkan dan justru menistakan rakyat. Hal itu juga sekaligus melawan makna demokrasi.

"(Makna demokrasi) dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Tapi dengan praktik semacam itu, rakyat justru dikebawahkan," jelas Siti.

Langgengnya praktik tersebut, lanjutnya, merupakan kesalahan pemberi dan penerima uang.

"Kalau penghalalan cara tersebut berhasil dan tidak adanya penalti, maka akan dilanjutkan ke pemilu Presiden mendatang," himbaunya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA