"Waktu kuliah di ITB dulu saya sering makan di Ma'Uneh. Dulu tempatnya di Jalan Pajajaran," kata Rizal Ramli di sela makan (Sabtu, 1/3).
Rizal Ramli mengatakan hal itu kepada tim dan media yang sengaja diajaknya makan siang usai mengisi seminar bertajuk "Peran Masyarakat dan Mahasiswa dalam Menghadapi Asean Economy Community 2015" di Aula Kampus Baru Setia Budhi UNPAS Bandung.
"Saya makan di Ma Oneh bersama pacar, Herawati, mulai kuliah tingkat dua tahun 1975" kenang ekonom senior itu.
Cita rasa makanan Sunda cukup tak asing di lidah Rizal Ramli, apalagi makanan rumah makan Ma'Unah. Meski dilahirkan di Padang, Sumatera Barat, 10 Desember 1954 dan kedua orang tuanya berasal dari Padang, Rizal Ramli tinggal dan besar di Bogor bersama neneknya sejak umur 6 tahun. Rizal Ramli terpaksa melewatkan hidup bersama sang nenek karena saat itu dia sudah yatim piatu.
Perkenalan Rizal Ramli dengan Herawati terjadi saat keduanya sama-sama kuliah di ITB. Rizal Ramli mengambil kuliah teknik fisika, sementara Herawati mengambil jurusan arsitektur. Bagi Rizal Ramli, kebiasaan makan di Ma'Unah bersama Herawati menjadi nostalgia tersendiri hingga jalinan asmara keduanya berakhir di pelaminan tahun 1982.
Dari pernikahan bersama Herawati, Rizal Ramli yang pernah menempati posisi penting di era pemerintahan Gus Dur dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Dhitta Puti Saraswavati Ramli, Dipo Satria Ramli dan Daisy Orlana Ramli.
Mengisi seminar dan berdialog dengan masyarakat dan media yang dilakukan
Rizal Ramli di Bandung kali ini merupakan bagian dari rangkaian acara
jelang debat Konvensi Rakyat yang akan digelar di Gedung Sabuga ITB,
Minggu (2/3).
[dem]
BERITA TERKAIT: