Kini, salah satu korban fitnah dan kampanye hitam itu adalah Wasekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satriawangsa. Caranya dengan mengirim pesan berantai yang berisi bagi-bagi pulsa.
Berikut pesan berantai melalui SMS dari nomor 082997797404 itu:
Calon DPR RI dapil NTB dr partai golkar bpkDrs H.lalu mara satria wangsa Mh No urut.2 bagi pulsa karena lagi syukuran hari kbranianx mencalonkan diri sebagai DPR RI bekerja sama dengan oprator lanjutkan sms ini ke 10 orang maka pulsa anda terisi 150.000,ini benar aku dah ngirim 10.aku cek pulz terisi 150.000.
Kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 6/2), Lalu Mara memastikan bahwa ia tidak pernah mengirim SMS berantai yang menjanjikan pulsa. Ia pun menilai cara ini adalah upaya pembunuhan karakter yang dilakukan oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya jelas.
"Tujuannya yaitu membangun opini yang tidak baik terhadap saya selaku caleg dan Wasekjen Partai Golkar," ungkap Lalu Mara penuh keyakinan.
Selain meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai SMS tersebut, Lalu Mara pun akan mengadukan masalah ini ke polisi agar segera diusut tuntas hingga pelakunya tertangkap dan diproses secara hukum yang berlaku. Lalu Mara akan melaporkan hal ini ke Polda NTB karena pesan tersebut beredar di NTB, dan juga akan melaporkan ke Polda Metro Jaya karena curiga nomor tersebut berasal dari Jakarta.
"Saya juga akan minta provider atau operator telepon melakukan penertiban atas SMS berantai tersebut," demikian Lalu Mara.
[rus]
BERITA TERKAIT: